Peristiwa Hari ini. Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut saat ini tengah menunggu kedatangan penyidik Bareskrim Mabes Polri. Selain itu, mereka juga menantikan kedatangan pihak Kedutaan Besar China dan polisi dari negara itu.
Sebanyak 47 warga negara Taiwan yang ditangkap di Medan akan dibawa ke Jakarta. Polda Sumut menyerahkan penanganan kasus sindikat kejahatan dunia maya internasional yang melibatkan WNA ini kepada Bareskrim Mabes Polri.
"Ini kan sindikat internasional dan termasuk transnasional crime akan kita serahkan ke Bareskrim dan ini berkaitan juga dengan negara lain," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut Kombes Pol Sadono Budi Nugroho di Medan, Kamis (20/12).
Ke-47 WN Taiwan, terdiri dari 16 perempuan dan 31 laki-laki, ditangkap dari perumahan mewah Kompleks Malibu Indah, Polonia, Medan. Mereka diduga anggota sindikat internasional penipuan menggunakan jaringan internet. Sebanyak 36 di antaranya ditangkap Rabu (19/12) malam. Sebelas lainnya ditangkap Kamis (20/12).
"Korbannya kan umumnya orang China, jadi pihak Kedubes China dan polisi China yang sudah stand by di Jakarta mau datang ke sini," jelas Sadono.
Sebanyak 47 warga negara Taiwan yang ditangkap di Medan akan dibawa ke Jakarta. Polda Sumut menyerahkan penanganan kasus sindikat kejahatan dunia maya internasional yang melibatkan WNA ini kepada Bareskrim Mabes Polri.
"Ini kan sindikat internasional dan termasuk transnasional crime akan kita serahkan ke Bareskrim dan ini berkaitan juga dengan negara lain," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut Kombes Pol Sadono Budi Nugroho di Medan, Kamis (20/12).
Ke-47 WN Taiwan, terdiri dari 16 perempuan dan 31 laki-laki, ditangkap dari perumahan mewah Kompleks Malibu Indah, Polonia, Medan. Mereka diduga anggota sindikat internasional penipuan menggunakan jaringan internet. Sebanyak 36 di antaranya ditangkap Rabu (19/12) malam. Sebelas lainnya ditangkap Kamis (20/12).
"Korbannya kan umumnya orang China, jadi pihak Kedubes China dan polisi China yang sudah stand by di Jakarta mau datang ke sini," jelas Sadono.

No comments:
Post a Comment